Skip to main content

Pasangan Kakek Nenek Ini Lakukan Perjalanan Dari Eropa Ke Cina Tanpa Pesawat

phil dan emma, phil and emma

Traveller rupanya bukan hanya milik kaum muda saja, pasangan yang lanjut usia pun juga ada yang melakukannya. Adalah Phil dan Emma Whiting yang melakukan perjalanan jauh dari Eropa ke Cina hanya berdua.

Mungkin hal ini terlihat biasa saja, tapi bagaimana jika kegiatan ini dilakukan dengan transportasi umum selain pesawat terbang? Ya, Phil dan Emma bepergian dengan menaiki bus, taksi, kapal feri, kuda, mobil, 16 kereta yang berbeda, dan bahkan pada waktu tertentu mereka harus melakukan perjalanan dengan berjalan kaki. Melihat hal itu, maka tak heran jika perjalanan ditempuh dalam waktu delapan pekan.

Perjalanan pasangan ini dimulai pada 18 September 2017 dari stasiun Oxford. Mereka melintasi Berlin, Moskow, Suzdal, Irkutsk, Danau Baikal, Ulan Bator, Beijing, Xi'an, Shanghai, Guilin, Huangshan, Yangshuo, dan Xiamen. Banyak pengalaman yang mereka temukan di sepanjang jalan.

Mulai dari melihat panen di persawahan China, menghadiri misa Ortodoks di Rusia, makan dengan orang Mongolia, menunggangi kuda, melewati dan tinggal di yurt tradisional. Menurut Phil dan Emma perjalanan itu adalah pengalaman yang luar biasa.

"Kami berdua telah lama tertarik dengan isu-isu yang berkaitan dengan sejarah dan politik internasional baru-baru ini. Istri saya, Emma telah pensiun dini dari pekerjaannya sebagai pekerja sosial empat tahun lalu. Kami sering merencanakan perjalanan besar seperti ini," ujar Phil.

Phil menambahkan perjalanan ini membutuhkan waktu perencanaan selama satu tahun. Pasangan ini pun tiba di Hong Kong pada tanggal 1 November 2017 lalu dengan sebuah kereta metro. Walaupun harus menempuh perjalanan dengan waktu yang lama dan harus bergonta-ganti transportasi, pasangan ini tidak pernah merasa bosan.

"Kelihatannya memang hal itu membosankan. Tapi sebenarnya tidak. Selama perjalanan Anda dapat mendapatkan hal baru. Banyak pula wisatawan lain yang melakukan perjalanan serupa dengan kami dan mereka berasal dari kebangsaan yang berbeda. Hal itu membuat terciptanya komunitas dari perjalanan selama beberapa hari," terang Phil.

Diceritakan oleh pria berusia 69 tahun itu, kedatangannya di China adalah puncak perjalanannya karena ia dan istrinya bermaksud merayakan putra mereka, Oliver yang tengah bekerja di Hong Kong. "Kami datang tidak terlambat.Anak kami merayakan ulang tahunnya yang ke 30 pada 6 November. Bagi kami, keputusan untuk pergi ke sana adalah hal penting dan membuat kami berhenti di berbagai tempat. China adalah tempat yang benar-benar mengesankan saya. Semuanya tampak lebih besar dan lebih baik daripada tempat lain," pungkasnya.

Comments

Popular posts from this blog

Ternyata Ada Juga Aturan Tentang Makanan di Pesawat

Berbicara tentang perjalanan jauh, tentunya tidak akan terlepas dari yang namanya transportasi udara, pesawat. Pesawat, transportasi yang satu ini cukup diminati karena dapat menyingkat waktu tempuh perjalanan.

Kendati demikian, terkadang ada juga destinasi yang memerlukan waktu cukup lama, contohnya ketika Anda memutuskan untuk melakukan perjalanan lintas benua. Jeda waktunya yang lama membuat sebagian orang terdorong untuk membawal bekal makanan.

Namun ternyata, tidak semua makanan diperbolehkan untuk dibawa ke dalam pesawat. Salah satunya adalah makanan yang memiliki bau menyengat. Makanan ini dilarang karena dapat menganggu kenyamanan penumpang lain.

Untuk mengetahui lebih lanjut apa saja jenis makanan dan minuman yang sebaiknya Anda hindari saat melakukan perjalanan udara, berikut dikutip dari Okezone :

Memiliki bau menyengat
Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa makanan berbau tajam ini menjadi salah satu makanan yang dilarang dibawa ke dalam pesawat. Selain karena kondisi ruangan y…

Berhati - Hatilah Dengan Software Bajakan, Atau Hal Ini Akan Terjadi Pada Komputer Anda

Bagi anda yang suka mencoba-coba software komputer tentunya tidak asing lagi dengan software bajakan. Software bajakan sangat banyak bertebaran di Indonesia, keberadaannya pun sulit dibendung, padahal dengan menggunakan software bajakan ada potensi bahaya yang mengintai.

Diambil dari berbagai sumber, berikut ini bahaya komputer yang memakai software bajakan

Peredaran software bajakan tampaknya sulit dibendung dan dipakai oleh banyak pengguna, termasuk di Indonesia. Padahal, dengan memakai software bajakan, ada potensi bahaya yang bisa dialamai oleh pengguna.

Diambil dari berbagai sumber, berikut ini bahaya komputer yang memakai software bajakan

Sarang Malware

Software bajakan bisa menjadi sarang malware. Dari malware itu, ada potensi pencurian informasi atau data pribadi milik pengguna. Bahkan, pencurian data rekening bank bisa terjadi melalui software Windows bajakan.

Pengaruhi Kinerja PC

Software bajakan memiliki efek samping pada kinerja dan fungsi PC, baik penggunaan di rumah mau…

Menikmati Ganasnya Pantai Bangko Bangko di Lombok

Salah satu organisasi resmi olahraga selancar tingkat dunia telah menetapkan bahwasannya keganasan ombak di pantai bangko bangko yang ada di pulau Lombok ini, yang lebih dikenal sebagai desert point beach, layak masuk kedalam tempat liburan 10 besar terbaik di Indonesia. Mengapa? Pasalnya tipe ombak yang ada di pantai bangko bangko tersebut tidak mudah untuk dipecahkan hingga dibagian tepiannya. Adanya gulungan yang cukup dalam dan tingginya ombak pantai bangko bangko menjadikan tempat ini sebagai yang terbaik nomer 6 di dunia. Bagi para wisatawan domesti atau pun mancanegara yang kurang suka dengan kegiatan surfing, mungkin tidak pernah mendengar nama tempat ini, akan tetapi bagi kalangan peselancar profesional, berkunjung ke pantai bangko bangko Lombok merupakan impian yang wajib diwujudkan. Kegiatan menarik di pantai bangko bangko Lombok Berselancar Sekarang ini pantai bangko bangko bagi para surfer kelas dunia masih dianggapnya sebagai salah satu ombak terbaik di dunia, sebab memiliki…