Mendeteksi Penyakit Melalui Celana Dalam



Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengetahui kesehatan seseorang. Bagi perempuan, salah satu mengetahuinya adalah dengan melihat celana dalam untuk mendeteksi kesehatan miss V. Kalau anda perhatikan terkadang ada bercak putih yang tertinggal pada celana dalam meskipun sudah dibersihkan.

Bercak putih di celana dalam bukan sesuatu hal yang harus dikhawatirkan. Malahan tanda tersebut mengungkapkan bahwa miss V dalam kondisi baik yaitu memiliki pH alami. Sekadar informasi, tingkat pH menentukan seberapa besar tingkat asam atau basa.

pH di bawah 7 menunjukkan asam. Sama halnya dengan nilai pH Miss V yang seharusnya berada dalam rentang 3,8 - 4,5. Pada miss V terdapat bakteri alami yang disebut lactobactilli. Bakteri itulah yang menjaga kadar pH miss V tetap normal.

Seorang ob-gyn dan ginekolog, Dr Vanessa Mackay mengatakan miss V dirancang untuk membersihkan dirinya dengan sekresi alami dan mengandung bakteri baik. Cairan yang keluar dari miss V mengandung tingkat keasaman yang menimbulkan adanya bercak putih pada celana dalam bila terkena cairan.

"Apabila bakteri itu terganggu, maka bisa mengakibatkan infeksi seperti bakteri vaginosis atau sariawan dan radang. Sudah normal dan sehat bagi wanita untuk menghasilkan cairan bening atau putih dari vaginanya. Lendir ini diproduksi secara alami dari leher rahim atau yang lebih dikenal dengan nama serviks. Cairan yang sehat itu tidak memiliki bau atau warna yang kuat. Tapi bisa jadi membuat wanita merasa tidak nyaman," ungkap Dr Vanessa.

Berdasarkan penjelasan tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa bercak putih pada celana dalam adalah sesuatu yang wajar karena menunjukkan tingkat keasaman yang normal. Sebaliknya, jika tingkat keasaman miss V tidak sesuai dengan yang seharusnya, maka ini wanita lebih rentan terhadap penyakit menular seksual.

Comments